![]() |
| Foto: Silvester Roy Serano |
Blog Informasi Kecamatan Adonara Tengah-Kabupaten Flores Timur-Provinsi Nusa Tenggara Timur
Tampilkan postingan dengan label Infrastruktur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Infrastruktur. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Juli 2025
Minggu, 23 Februari 2025
Kamis, 11 Mei 2023
Jalur Baru Lintas Kecamatan Antara Oesayang - Koli Lamahoda Ditempuh dalam 20 Menit
![]() |
| Foto: Sipran Lamawato |
Adonara Tengah – Kehadiran jalur baru yang menghubungkan Desa Oesayang dengan Desa Koli Lamahoda membawa perubahan besar bagi mobilitas masyarakat di wilayah Kecamatan Adonara Tengah. Jalan yang baru dibuka tersebut kini memungkinkan perjalanan antara kedua wilayah ditempuh hanya dalam waktu sekitar 20 menit, jauh lebih cepat dibandingkan jalur yang sebelumnya digunakan masyarakat.
Pembangunan jalur baru ini merupakan hasil kerja sama sejumlah desa di Kecamatan Adonara Tengah yang secara bersama-sama mendukung pembiayaan kegiatan pembukaan jalan. Proses pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat untuk menggusur dan membuka badan jalan yang melintasi kawasan perbukitan dan lahan yang sebelumnya belum dapat dilalui kendaraan.
Rabu, 27 April 2022
Senin, 04 April 2022
Senin, 21 Maret 2022
Senin, 14 Februari 2022
Sabtu, 17 April 2021
Jumat, 07 Desember 2018
Rabu, 05 Desember 2018
Diguyur Hujan Berkepanjangan, Longsor Landa Ruas Jalan Strategis Nasional Lite-Waiwerang
![]() |
|
Foto: Asy'ari Hidayah Hanafi
|
Jalur
jalan ini akan sangat ramai pada beberpa hari pasar yakni Senin, Selasa , Kamis
dan Jumat. Pengguna jalan dapat melihat dengan jelas onggokan tanah dan
batu-batu besar menutup badan jalan seperti yang tampak pada Rabu,
(05/12/2018). Ruas jalan ini di terakhir diaspal pada tahun 2012 lalu.
Jalan
dengan lebar 3 meter itu pun patah dan retak di beberapa bagian. Penyebab
terjadinya longsor lantaran tak ada talud penahan pada tebing atas dan bawah
jalan. Apalagi dengan keterbatasan drainase atau saluran pembuangan air.
Saat
ini, beberapa pohon tumbang menutup badan jalan. Warga langsung menyingkirkan
penghalang tersebut karena jalan ini menjadi satu-satunya tempat perlintasan.
Namun masih ada juga pohon-pohon besar yang siap tumbang karena berada pada
tebing dengan kondisi tanah yang sangat labil.
Dihimbau
kepada pengguna jalan agar berhati-hati karena ada sekitar 6 titik yang sangat
rawan longsor. Titik rawan longsor ini di antaranya, pada kilometer ke 4.8
sebelum Bao Meang, jarak dihitung dari arah Waiwerang. Di tempat ini rawan
pohon tumbang. Titik berikutnya adalah di kilometer 6.7 hingga 6.9 di wilayah Lia. Di titik ini rawan longsoran
tanah, batu dan pohon tumbang. Titik selanjutnya adalah kilometer 8.7 hingga
kilometer ke 9 setelah Horowura. Di tempat ini rawan longsor tanah dan batu
baik di sisi kiri maupun kanan badan jalan.
Menurut
pengamatan di lapangan jika dalam beberapa hari ini terjadi hujan lebat maka
ruas jalan ini bisa putus total. (Teks: Ari Hanafi, Edit: Simpet)
Sabtu, 10 November 2018
Rabu, 28 September 2016
Selasa, 27 Januari 2015
Selasa, 21 Januari 2014
Sabtu, 18 Januari 2014
Rabu, 02 Oktober 2013
Progress Pekerjaan Jalan Strategi Nasional Melintasi Adonara Tengah
Sabtu, 16 Juni 2012
Jumat, 15 Juni 2012
Langganan:
Postingan (Atom)























